Sukari adalah varietas kurma (Phoenix dactylifera) asal Provinsi Al-Qassim, Arab Saudi, yang dikenal lewat kulit kuning keemasan, tekstur lumer, dan rasa manis karamel-madu. Namanya berasal dari kata Arab sukkar (سكر) yang berarti gula; di Indonesia ia juga ditulis "sukkari" dan dijuluki "kurma raja" atau "ratu kurma". Definisi 50 kata itu adalah jawaban singkatnya — sisanya, mari kita bedah pelan-pelan.
Arti Sukari: Dari Kata 'Sukkar' yang Berarti Gula
Dalam bahasa Arab, varietas ini ditulis سكري dan dilafalkan sukkarī — secara harfiah "yang bersifat gula" atau "semanis gula", turunan langsung dari sukkar (gula). Dari satu kata Arab yang sama lahirlah berbagai ejaan Latin yang Anda temui di pasaran: sukari, sukkari, kadang sukkary atau sokari. Semuanya merujuk pada varietas yang sama; tidak ada perbedaan buah antara "sukari" dan "sukkari" — yang berbeda hanya selera transliterasi penulisnya. Situs ini memakai keduanya secara bergantian, persis seperti praktik pedagang di Arab Saudi dan importir di Jakarta.
Disambiguasi: Nama Bayi, Merek Dagang, dan Varietas
Kata "sukari" di Google Indonesia hidup di tiga dunia yang sering tertukar:
- Varietas kurma — topik halaman ini: kultivar asli Al-Qassim, Arab Saudi.
- Nama bayi — beberapa situs nama mencatat "Sukari" sebagai nama perempuan dari bahasa Swahili yang juga bermakna manis seperti gula; akarnya sama-sama dari kata Arab, tetapi konteksnya sama sekali berbeda.
- Merek dagang — banyak yang bertanya soal "Golden Valley vs sukari": Golden Valley adalah merek kemasan, sedangkan sukari adalah nama varietas buahnya. Satu merek bisa mengemas varietas apa pun; sebaliknya, varietas sukari dijual oleh banyak merek. Saat membeli, yang perlu Anda pastikan adalah nama varietas dan asalnya — bukan sekadar mereknya.
Kenapa Disebut Kurma Raja (dan Ratu Kurma)?
Julukan ini bukan bikinan pemasar Indonesia. Catatan media Saudi dan Indonesia sama-sama merekam bahwa sukari adalah kegemaran bangsawan Arab sejak lama — kurma yang dihidangkan untuk tamu kehormatan. Tradisi itu hidup sampai sekarang: laporan Arab News dari karnaval kurma Buraidah (2024) menyebut sukkari tetap menjadi varietas paling diminati di pasar kurma terbesar di dunia itu. Harganya pun berbicara: pada lelang-lelang Al-Qassim, lot sukari terbaik pernah tercatat ditawar hingga 700 riyal, sementara lot biasa bisa semurah 5 riyal per 3 kg — rentang yang menunjukkan betapa seriusnya orang Saudi menilai mutu varietas ini. Gelar "raja" dan "ratu" dipakai bergantian di berbagai sumber; keduanya sah, dan keduanya menunjuk buah yang sama.
Fakta Singkat Varietas Sukari
| Aspek | Ringkasan |
|---|---|
| Spesies | Phoenix dactylifera (kurma) |
| Asal utama | Provinsi Al-Qassim, Arab Saudi (sentra: Buraidah & Unaizah) |
| Warna | Kuning keemasan hingga cokelat terang |
| Tekstur | Lembut lumer (rutab) hingga kenyal berkristal (mufattal) |
| Rasa | Manis karamel-madu |
| Indeks glikemik | 43,4 — kategori rendah, di bawah 55 (Frontiers in Nutrition, 2025) |
| Bentuk jual | Rutab (basah, rantai dingin) dan mufattal/tamr (kering) |
| Musim panen | ±Agustus-Oktober |
Dua Wajah Sukari: Rutab dan Mufattal
Varietas ini dijual dalam dua bentuk utama. Rutab adalah bentuk basahnya: kadar air 30-40%, wajib rantai dingin 0-5°C, tahan kira-kira 1-6 bulan dalam pendingin — inilah bentuk yang membuat orang jatuh cinta pada gigitan pertama. Mufattal (bentuk tamr/kering) memiliki kristal gula alami di permukaan dan dagingnya; di Arab Saudi bentuk ini justru dihargai premium, walau di Indonesia kristalnya sering keliru disangka tanda rusak. Pemahaman dua bentuk ini penting sebelum membeli, karena cara simpan dan pengalaman makannya sangat berbeda.
Ciri Fisik: Mengenali Sukari di Etalase
Di antara puluhan varietas yang beredar di Indonesia, sukari termasuk paling mudah dikenali — bila tahu yang dicari. Bentuknya kerucut membulat, sedikit lebih pendek daripada safawi atau mabroom yang lonjong. Warnanya kuning keemasan sampai cokelat terang; semakin dalam fase tamr, semakin tua warnanya, dan pada mufattal muncul lapisan kristal halus keputihan. Dagingnya tebal dengan biji relatif kecil, dan kulitnya sering tampak sedikit "berpasir halus" khas varietas bergula tinggi. Ujian pamungkasnya tetap di lidah: manis karamel-madu yang menyala cepat tanpa sepat tertinggal. Bila kurma berlabel "sukari" berwarna gelap pekat atau keras seperti kayu, besar kemungkinan labelnya keliru — atau buahnya sudah jauh melewati masa terbaik.
Sukari di Indonesia
Indonesia adalah salah satu pasar kurma paling lapar di dunia: data BPS mencatat impor kurma 32,89 ribu ton senilai US$38,76 juta hanya pada Januari-Februari 2025, dengan Arab Saudi sebagai pemasok terbesar kedua (13,87%) setelah Mesir. Di marketplace, kemasan sukari 850 g lazim dijual sekitar Rp42.500-Rp89.500 dengan penjual mencatat ratusan transaksi per listing — bukti varietas ini sudah jadi favorit lintas kota, dari Jakarta sampai Bogor. Sebagai ensiklopedia dengan gudang di Cakung, Jakarta Timur, kami menyaksikan polanya setiap tahun: permintaan menanjak sejak lima bulan menjelang bulan puasa, lalu memuncak saat musim rutab tiba.
Lanjut Membaca
Dari definisi ini, ensiklopedia kami bercabang ke topik yang lebih dalam: profil pasar kurma Buraidah dan festival kurma Unaizah di halaman atlas asal, pembedahan fase kematangan kurma sukari (khalal-rutab-tamr), data kurma termanis berbasis jurnal, dan tabel perbedaan kurma sukari dan safawi. Dan bila Anda ingin langsung mencicipi sang kurma raja, stok rutab dan mufattal kami siap dikirim ke seluruh Jabodetabek via WhatsApp +62 823-4350-8579.


